Sejarah Desa

SEJARAH DESA KALIAU’

 

Desa Kaliau’ berasal dari bahasa local kali Auk, atau ditulis kata kaliau’ adalah nama gunung yang terletak Dusun Sajingan dan merupakan gunung yang sering dilewati oleh masyrakt setempat apabila akan menjual hasil bumi maupun membeli kebutuhan pokok sehari – hari ke/-dari daerah Sarawak Malysia.

Nama gunung kaliau’ itu sendiri berasal dari aktivitas masyrakat setempat yang sering melewati daerah perbukitan, dang sungai atau kali dan kemudian dijawab oleh orang dayak dengan jawaban  “Auk “ artinya “ iya” pertanda setuju atau saran itu,  maka orang yang memberikan saran menyempurnkan nama gunungnya  menjadi “Kali Auk” atau kaliauk.Dalam perkembangann  tulisan kaliauk beruah  menjadi kaliau’.

Masyrakat desa kaliau’ sudah ada sejak zaman kolonal Belanda dan  Inggris. Namun mulai berkembang sejak tahun  1960-an dimana masyrakat perbatasan dan kota sambas beraktivitas ekonomi yang mereka sebut “ Smokil” atau dalam bahasa inggris   “ smuggle” atau penyeludupan dari dan ke Sarawak.  Aktivitas smokil melibatkan 2 etnis, yaitu etnis Melayu Sambas dan Dayak Perbatasan ( Daerah Sajingan, apang dan Ngole ). Dalam kegiatan Smokil tersebut , masyrakat Kabupaten Sambas menjual komoditasi pertanian, terutama  menjual Karet ke Lundu melalui daerah yang sekarang disebut Sajingan.

Pada saat itu masih belum ada nama Desanya, namun sudah berbentuk masyrakat adat yang dikenal dengan sebutan nama kampong. Seiring dengan perkembangan jumlah penduduk, maka daerah tersebut memenuhi syarat untuk dibentuk beberapa  Dusun, yaitu Dusun Sajingan, Dusun Keranji, Dusun Sei Enau, Dusun Tapang dan Dusun Ngole’.

Nama Desa Kaliau’ sendiri secara formal terbentuk Tahun 1984 dengan regrouping Desa. Sebelum terbentuknya Kecamatan Sajingan Besar, Desa kaliau’ merupakan bagian dari Desa Sejangkung.

 

 

Facebook Comments